SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang Pusat Keunggulan

SMK Muhisa-Cabdin Bahas Kurikulum Merdeka, PT AMI Investasi

Sehari dua kegiatanj sudah hal biasa dilakukan SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang populer disebut SMK Muhisa sekolah pusat keunggulan. Sekolah di bawah pimpinan Kasek Drs. Arif efendi tersebut pada (25/7) selain mengundang Majelis Dikdasmen PWM Jatim, juga mengundang nara sumber dari pengawas cabang Dinas Pendidikan Malang-Batu untuk sosialisasi pembelajaran kurikulum merdeka.

Waka Humas SMK Muhisa Alfan Aji Galih, S.Pd, disapa Alfan menyebutkan  pengawas cabdin Malang-Batu, Drs. Thomas Hari Kartono, M.Pd, menjelaskan tentang implemnetasi kurikulum merdeka belajar seperti apa.

Selain itu, tandas Alfan pengawas cabdin juga   memaparkan banyak sekali tentang mekanisme  bagaimana mengimplementasikan kurikulum merdeka di SMK Muhisa sebagai sekolah Centre of Exellence, memaparkan platform merdeka mengajar (PMM) yang harus diaktivasi oleh guru SMK Muhisa.

Lebih detailnya, kata Alfan, pengawas cabdin juga mengingatkan dewan guru SMK Muhisa tentang meriview perangkat ajar yang sudah dibuat oleh guru SMK Muhisa  untuk disempurnakan atau menyesuaikan sesuai kurikulum merdeka sehingga model maupun cara mengajar guru di kurikulum merdeka ini bisa benar-benar tepat dan menghasilkan karya nyata.

Menurut Alfan, kegiatan ini merupakan awal kegiatan daripada sekolah pusat keunggulan program lanjutan. Karena SMK Muhisa tahun ini mendapatkan kepercayaan dari Kemendikbudristek RI sebagai SMK Pusat Keunggulan dengan skema pemadanan yaitu adanya invest dari mitra industri kepada SMK Muhisa di bidang ketenagalistrikan yang nantinya bersama-sama mengembangkan dan menghasilkan/produk unggulan SMK.

Mitra industri dimaksud Alfan yang berinvest untuk SMK Muhisa adalah PT Alfan Mechatronics Innovation (AMI) yang bergerak di bidang kelistrikan dan tenaga surya. Sehingga siswa akan mempunyai project tentang tenaga surya yang akan diaplikasikan skala model minimalis nantinya. (rilis: humas/editor: doni osmon) sumber: tabloitmatahati.com